Seni Meracik Minuman Jepang di Bar Ishinohana
Tersembunyi di ruang bawah tanah, hanya semenit berjalan kaki dari Stasiun Shibuya, Tokyo, terdapat Bar Ishinohana, sebuah kuil kerajinan koktail yang disegani. Bar yang intim dan remang-remang ini, dengan meja konter kayu yang dipoles dan musik jazz yang tenang, menawarkan suasana yang canggih namun santai, berfungsi sebagai jawaban Shibuya untuk bar-bar koktail kelas atas di Ginza. Pemilik dan kepala bartender bar ini adalah ahli mixologi yang diakui secara internasional dan pemenang penghargaan, Shinobu Ishigaki, seorang master yang tekniknya yang presisi dan berseni memikat pelanggan.
Sang Master di Balik Bar
Shinobu Ishigaki adalah tokoh terkemuka di dunia mixologi, dikenal karena pendekatannya yang inovatif dan penguasaan koktail klasik maupun avant-garde. Pada tahun 2005, ia mewakili Jepang di IBA World Championships di Turin, Italia, dan membawa pulang hadiah utama, memperkuat reputasinya sebagai bartender kelas dunia. Komitmennya terhadap keahlian ini terlihat dalam setiap minuman, dengan staf yang begitu mahir dalam pelayanan, rasanya seperti “trik sulap”.
Simfoni Bahan-bahan
Bar Ishinohana menawarkan menu ekstensif yang mencakup beberapa buklet dan lebih dari 200 pilihan, perpaduan antara minuman klasik yang mendalam dan kreasi gelombang baru. Ishigaki-san sangat terkenal dengan koktail musiman, yang menggunakan buah-buahan, rempah-rempah, dan bahkan sayuran segar yang bersumber dari pertaniannya sendiri untuk menciptakan ramuan khas. Spesialisasi yang menonjol termasuk “Japanese Old Fashioned,” dibuat dengan wiski Jepang yang diinfus jamur shiitake dan umami bitters buatan sendiri, dan “Bannockburn,” menampilkan Ardbeg 10 tahun, tomat Kumamoto segar, sirup safron, dan lada hitam. Kreativitasnya meluas ke Wasabi Alexander dan Matcha Latte beralkohol yang disebut “Oribe,” yang dihiasi dengan bubuk emas.
Spirit Unggulan: Yamazaki dan Campari
Terlihat menonjol di konter adalah botol Campari dan wiski malt tunggal Yamazaki. Campari, dengan profil pahit dan herbalnya yang ikonik, merupakan bahan penting dalam koktail klasik seperti Negroni dan Americano, menambahkan keseimbangan unik pada penawaran bar yang beragam. Yamazaki, diproduksi di penyulingan komersial pertama Jepang yang didirikan pada tahun 1923, adalah single malt yang sangat dicari 88loungebar.com yang dikenal karena profil rasanya yang kompleks, sering kali menampilkan nada buah kering dan kayu ek Mizunara, yang berkontribusi pada ketenaran dan kelangkaan globalnya.
Kombinasi suasana yang halus, presisi ahli mixologi, dan pilihan minuman beralkohol yang luar biasa menjadikan Bar Ishinohana tempat yang wajib dikunjungi bagi pecinta koktail dan tempat yang sangat baik untuk mengalami puncak budaya bartending Jepang.
